Tag Archives: DEALS framework

Beyond Selling: Bagaimana Front Office GraPARI Telkomsel Belajar Melayani Sekaligus Menjual

Dedy Budiman membawakan online training Beyond Selling Consultative Selling untuk Front Office GraPARI Telkomsel via Zoom

Bisakah seorang petugas front office melayani pelanggan dengan tulus dan pada saat yang sama menjual dengan percaya diri? Pertanyaan itulah yang menjadi inti online training Beyond Selling: Consultative Selling bersama Front Office Support (FOS) GraPARI Telkomsel sepanjang Juli 2026. Dan jawabannya, seperti terbaca dari evaluasi 116 peserta di empat batch, sangat meyakinkan: bisa — selama[…]

Menjual Produk Premium di Era AI: Pelajaran dari Sales Training Informa Custom Furniture

Dedy Budiman memberikan sales training menjual produk premium untuk tim Informa Custom Furniture

Menjual produk premium tidak sama dengan menjual produk pada umumnya. Premium bukan sekadar mahal — ia soal mindset, posisi diri sebagai partner pelanggan, dan sikap profesional yang membedakan seorang sales consultant dari sekadar penjaga toko. Inilah inti yang dibawa Dedy Budiman, Champion Sales Trainer Indonesia, saat memberikan sesi sales training untuk tim Informa Custom Furniture[…]

Ketika Customer Service Dituntut Jualan: Rangkuman Training Beyond Selling di GraPARI Telkomsel Area 2

Dedy Budiman membawakan training Beyond Selling untuk Customer Care GraPARI Telkomsel Area 2

Bagaimana caranya seorang Customer Service tetap ramah dan dipercaya pelanggan, sekaligus mampu mencetak penjualan tanpa terasa memaksa? Pertanyaan inilah yang menjadi latar belakang dimulainya rangkaian training Beyond Selling: Consultative Selling — Becoming a Trustworthy Customer Care in the Agile Era, yang resmi dibuka pada 1 Juli 2026 untuk seluruh Customer Care GraPARI Telkomsel Area 2.[…]

Negosiasi B2B Bukan Sekadar Adu Harga: Memahami Game Theory dan Teknik DEALS untuk Win-Win

2. Infografis kerangka DEALS: Diagnose, Expose, Add, Lay Out, Shape Terms

Sebagian besar sales B2B menghadapi situasi yang sama: buyer meminta diskon, seller mempertahankan margin, dan negosiasi berputar di angka yang sama sampai salah satu pihak menyerah. Hasilnya? Deal yang rapuh, hubungan yang transaksional, dan implementasi yang bermasalah. Padahal, negosiasi B2B yang efektif bukan soal siapa yang paling keras. Ini soal siapa yang paling paham “game”[…]