Bagaimana caranya seorang Customer Service tetap ramah dan dipercaya pelanggan, sekaligus mampu mencetak penjualan tanpa terasa memaksa?
Pertanyaan inilah yang menjadi latar belakang dimulainya rangkaian training Beyond Selling: Consultative Selling — Becoming a Trustworthy Customer Care in the Agile Era, yang resmi dibuka pada 1 Juli 2026 untuk seluruh Customer Care GraPARI Telkomsel Area 2. Program ini dirancang khusus oleh Dedy Budiman, M.Pd, seorang Champion Sales Trainer Indonesia, untuk menjawab tantangan nyata yang dihadapi frontliner GraPARI saat ini: melayani dengan hati, sekaligus menjual dengan percaya diri.
Siapa Saja yang Mengikuti Training Beyond Selling GraPARI?
Rangkaian training ini menyasar seluruh elemen Customer Care GraPARI, bukan hanya Customer Service. Front Office, Security, hingga Office Boy turut dilibatkan, karena setiap titik kontak dengan pelanggan dianggap sebagai bagian dari pengalaman layanan yang utuh. Program yang berjalan dari Juli hingga September 2026 ini diawali dengan training untuk para PIC Mitra Telkomsel, yaitu para leader yang membawahi tim Customer Service, Front Office, Security, dan Office Boy di gerai-gerai GraPARI yang tersebar di Jakarta, Banten, dan Jawa Barat. Batch pertama diselenggarakan di Hotel R Rancamaya, menjadi titik awal dari seluruh rangkaian training yang akan menjangkau para leader terlebih dahulu sebelum turun ke level frontliner.
Mengapa Customer Service GraPARI Kini Juga Harus Menjual?
Sesi pembuka ini dibuka langsung oleh Ibu Syafriyana Camelia Siregar, yang akrab disapa Ibu Yana, selaku General Manager Customer Care Retention (GM CCR) Telkomsel Area 2. Dalam sambutannya, Ibu Yana menegaskan bahwa Customer Service GraPARI Telkomsel selama ini sudah dikenal luas karena kualitas pelayanannya yang sangat baik. Namun di tengah dinamika pasar yang terus berubah, para Customer Service kini juga dituntut untuk aktif melakukan kegiatan penjualan. Harapannya, melalui rangkaian training yang dibawakan oleh Dedy Budiman, seluruh tim Customer Care GraPARI mampu menjaga kualitas pelayanan sekaligus meningkatkan kontribusi penjualan secara bersamaan — dua hal yang sering dianggap bertentangan, padahal sebenarnya bisa berjalan beriringan.
Apa Saja Materi yang Dibawakan Dedy Budiman dalam Training Ini?
Untuk mencapai target yang ditetapkan Telkomsel, Dedy Budiman — yang juga merupakan mahasiswa doktoral aktif di bidang riset sales — menyusun tiga materi inti yang saling berkaitan. Pertama, Ambidextrous Selling, sebuah pendekatan yang melatih frontliner untuk melayani dan menjual dengan kualitas yang sama baik, tanpa mengorbankan salah satunya. Kedua, K3A, kerangka yang menjadi kunci membangun kepercayaan pelanggan sejak menit pertama interaksi. Ketiga, DEALS Framework, sebuah metode yang dikembangkan langsung oleh Dedy Budiman khusus untuk konteks sales B2C dan retail, dan kini diadaptasi untuk kebutuhan Customer Care GraPARI dalam menangani pelanggan sekaligus menggali peluang penjualan secara alami.
Ketiga materi ini disusun bukan sebagai teori terpisah, melainkan sebagai satu alur berpikir yang saling menguatkan:
- Ambidextrous Selling membangun mindset dasar bahwa melayani dan menjual sama pentingnya
- K3A membangun fondasi kepercayaan pelanggan terhadap frontliner
- DEALS Framework memberikan langkah praktis untuk mengubah kepercayaan itu menjadi solusi dan penjualan yang relevan
Bagaimana Suasana Training Batch Pertama di Hotel R Rancamaya?
Sesi pembuka ini berlangsung dengan antusiasme tinggi dari para Leader Mitra Telkomsel. Momen training ini bertepatan dengan berlangsungnya Piala Dunia, sehingga seluruh peserta datang mengenakan kaos bola dan dibagi menjadi tiga kelompok bertema negara peserta Piala Dunia, yaitu Inggris, Spanyol, dan Mexico. Elemen permainan bertema kompetisi ini digunakan untuk memperkuat penyerapan materi sekaligus mencairkan suasana antar-leader dari berbagai wilayah. Di akhir sesi, kelompok Spanyol keluar sebagai pemenang. Ibu Yetty Handayani, salah satu anggota kelompok Spanyol, terlihat sangat senang atas kemenangan timnya, apalagi ia berkesempatan berfoto bersama di depan kelas sebagai bagian dari perayaan tersebut. Acara kemudian ditutup dengan sesi foto bersama seluruh peserta dan Ibu Syafriyana Camelia Siregar, menandai selesainya sesi pembuka dari rangkaian training yang masih akan berlanjut hingga September 2026.

Apa yang Bisa Dipelajari Perusahaan Lain dari Training Ini?
Pendekatan yang digunakan Dedy Budiman dalam training Beyond Selling ini menawarkan pelajaran yang relevan bagi perusahaan lain yang menghadapi tantangan serupa, yaitu bagaimana mengubah peran frontliner dari sekadar pelayan menjadi konsultan yang dipercaya. Tiga hal berikut menjadi kunci pendekatan tersebut. Pertama, penjualan tidak boleh dipaksakan di atas pelayanan yang buruk, melainkan harus tumbuh secara alami dari kepercayaan yang sudah terbangun. Kedua, seluruh elemen frontliner, bukan hanya tim penjualan, perlu memahami perannya dalam pengalaman pelanggan secara menyeluruh. Ketiga, framework yang digunakan sebaiknya spesifik untuk konteks industri dan karakter pelanggan yang dihadapi, bukan sekadar teori penjualan generik.
Kesimpulan: Melayani dan Menjual, Dua Sisi Mata Uang yang Sama
Training Beyond Selling: Consultative Selling untuk GraPARI Telkomsel Area 2 ini membuktikan bahwa pelayanan dan penjualan bukanlah dua hal yang saling meniadakan. Dengan kerangka Ambidextrous Selling, K3A, dan DEALS Framework yang dibawakan Dedy Budiman, Customer Care GraPARI diharapkan mampu menjaga reputasi pelayanan yang selama ini sudah kuat, sambil tumbuh menjadi kontributor penjualan yang dipercaya pelanggan. Rangkaian training ini akan terus berlanjut hingga September 2026, menjangkau lebih banyak frontliner GraPARI di Jakarta, Banten, dan Jawa Barat.
Bagi perusahaan yang ingin merancang program serupa, Dedy Budiman dan tim Derap Dynamis Training & Development siap membantu menyusun training yang disesuaikan dengan karakter industri dan kebutuhan spesifik tim frontliner Anda. Hubungi Susan di 087788381837 untuk konsultasi lebih lanjut.
Pertanyaan yang Sering Diajukan
Siapa yang membawakan training Beyond Selling di GraPARI Telkomsel Area 2?
Training Beyond Selling: Consultative Selling untuk GraPARI Telkomsel Area 2 dibawakan oleh Dedy Budiman, M.Pd, seorang Champion Sales Trainer Indonesia yang telah memberikan training sales kepada puluhan ribu sales retail di seluruh Indonesia dan juga merupakan mahasiswa doktoral aktif di bidang riset sales performance.
Apa itu training Beyond Selling: Consultative Selling untuk GraPARI?
Beyond Selling: Consultative Selling — Becoming a Trustworthy Customer Care in the Agile Era adalah program training yang dirancang untuk membekali Customer Care GraPARI Telkomsel, termasuk Customer Service, Front Office, Security, dan Office Boy, agar mampu melayani pelanggan dengan kualitas tinggi sekaligus meningkatkan penjualan secara natural, menggunakan kerangka Ambidextrous Selling, K3A, dan DEALS Framework.
Apa itu DEALS Framework dalam training sales Dedy Budiman?
DEALS Framework adalah metode yang dikembangkan langsung oleh Dedy Budiman khusus untuk konteks sales B2C dan retail, digunakan untuk membantu frontliner menggali kebutuhan pelanggan, membangun kepercayaan, dan mengarahkan keputusan pembelian tanpa terkesan memaksa.
Kapan rangkaian training Beyond Selling GraPARI Telkomsel Area 2 berlangsung?
Rangkaian training ini dimulai pada 1 Juli 2026 dan berlangsung hingga September 2026, diawali dengan training untuk para PIC Mitra Telkomsel atau leader dari Customer Service, Front Office, Security, dan Office Boy di wilayah Jakarta, Banten, dan Jawa Barat, dengan batch pertama diselenggarakan di Hotel R Rancamaya.
Bagaimana cara menghubungi Dedy Budiman untuk training sales perusahaan?
Untuk konsultasi program training sales atau customer care seperti yang dijalankan bersama GraPARI Telkomsel, Anda dapat menghubungi Susan di nomor 087788381837 atau mengunjungi dedybudiman.com.
Ditulis oleh Dedy Budiman, M.Pd — Champion Sales Trainer Indonesia, Founder KOMISI, SDI & AGMARI, dan peneliti doktoral bidang sales performance di Universitas Prasetiya Mulya.

