Bulan Ramadhan sering jadi ujian buat profesi sales: energi berkurang, ritme kerja tetap jalan, target tetap menunggu. Karena itu, Komunitas Profesi Sales Indonesia (KOMISI) kembali mengadakan agenda tahunan Sales Gathering on Ramadhan pada 25 Februari 2026 di APL Tower, Central Park – Jakarta Barat.
Acara ini diikuti lebih dari 30 peserta dari beragam latar—sales frontline, sales leader, hingga owner—untuk saling berbagi pengalaman dan belajar cara menjaga performa tanpa mengorbankan kesehatan mental.

Kenapa topiknya burnout?
Sales adalah profesi yang akrab dengan penolakan, tekanan angka, dan tuntutan respons cepat. Ketika hal itu menumpuk tanpa jeda, banyak orang masuk fase burnout: lelah secara fisik, mental, dan emosional. Di level global, laporan industri menunjukkan isu mental health dan kelelahan kerja pada tenaga penjualan cukup tinggi, sehingga pembahasan ini makin relevan untuk komunitas sales.
Materi utama: strategi mental S.P.A.C.E.
Dalam sesi ini, saya Dedy Budiman (Founder KOMISI & Champion Sales Trainer) membagikan kerangka sederhana bernama S.P.A.C.E.—cara praktis memberi “ruang” antara stimulus dan respons, agar sales bisa memilih reaksi yang lebih tepat, bukan reaksi spontan.
S — Stop & Bersihkan Pikiran
Berhenti sejenak setelah ditolak atau menghadapi klien sulit. Tarik napas, reset emosi, lalu lanjut.
P — Perhatikan Pikiran Anda
Cek dialog internal. Ubah narasi yang menjatuhkan jadi sudut pandang yang membangun.
A — Analisis Akar Masalah
Kembali ke fakta: “Apa yang terjadi?”, “Apa pola objection-nya?”, “Apa yang perlu diperbaiki?”
C — Call on Character Strengths
Gunakan kekuatan utama Anda—relasi, presentasi, follow-up, atau negosiasi—sebagai jangkar saat mental turun.
E — Empower Yourself
Fokus pada yang bisa dikendalikan: jumlah prospek, kualitas interaksi, dan next step. Lepaskan yang di luar kontrol.
Insight dari diskusi peserta
Dalam sesi tanya jawab, beberapa peserta menyoroti kebiasaan yang sering luput: tidak memberi jeda, sehingga emosi dari satu situasi terbawa ke situasi berikutnya. Padahal, perubahan besar sering dimulai dari kebiasaan mikro: napas 1 menit sebelum call penting, refleksi singkat, dan “ritual reset” setelah penolakan.
Penutup
Sales Gathering on Ramadhan KOMISI menjadi pengingat bahwa ketahanan mental bukan aksesori, tapi bagian dari profesionalisme. Dengan S.P.A.C.E., sales bisa tetap fokus, lebih tenang, dan lebih siap menghadapi tekanan target—terutama di bulan Ramadhan.

