Apakah seorang hairstylist di salon anak bisa sekaligus menjadi seorang penjual yang efektif tanpa terasa memaksa? Jawabannya adalah ya — jika mereka dibekali kerangka berpikir yang tepat. Inilah yang dibuktikan dalam sesi training bertajuk Double Impact yang disampaikan oleh Dedy Budiman, M.Pd — Champion Sales Trainer Indonesia — dalam perayaan HUT ke-25 KiddyCuts pada 5 Mei 2025, yang dihadiri lebih dari 100 karyawan dari berbagai kota di seluruh Indonesia.
Apa Itu Double Impact dalam Konteks Salon Anak?
KiddyCuts bukan sekadar salon biasa. Didirikan sejak 2001 sebagai pionir salon khusus anak pertama di Indonesia, KiddyCuts memiliki misi mengubah momen potong rambut yang kerap menakutkan bagi anak-anak menjadi petualangan yang menyenangkan. Dengan lebih dari 30 outlet yang tersebar di berbagai kota, tim hairstylist dan kasir KiddyCuts setiap hari berhadapan dengan dua tanggung jawab sekaligus: memberikan layanan terbaik kepada anak dan orang tua, sekaligus berkontribusi pada pertumbuhan bisnis outlet.
Inilah yang disebut Double Impact — kemampuan melakukan dua hal yang berbeda namun sama pentingnya secara bersamaan: menjual dan melayani. Konsep ini dilandasi oleh pendekatan akademik yang disebut Ambidextrous Selling-Service, yakni kemampuan frontline employee untuk mengintegrasikan peran layanan (service) dan peran penjualan (selling) dalam satu interaksi yang mulus dan natural.
Dedy Budiman, yang juga merupakan kandidat doktor di bidang sales performance B2C di Universitas Prasetiya Mulya, menyampaikan bahwa pendekatan ini bukan sekadar teori. “Di lapangan, pelanggan tidak ingin dilayani oleh dua orang berbeda — satu untuk potong rambut, satu lagi untuk menawarkan produk. Mereka ingin satu orang yang benar-benar mengerti kebutuhan mereka,” jelasnya dalam sesi tersebut.
Apa Itu DEALS Framework dan Bagaimana Cara Kerjanya?
Inti dari sesi Double Impact ini adalah pengenalan dan latihan penerapan DEALS Framework — sebuah kerangka sistematis yang dirancang khusus agar hairstylist dan kasir KiddyCuts mampu membaca situasi pelanggan, melayani dengan empati, dan menawarkan solusi secara relevan tanpa terasa memaksa.
DEALS terdiri dari lima tahapan yang saling terhubung.
- D — Decode: hairstylist dilatih untuk membaca kondisi emosional anak (apakah rewel, takut, atau aktif) dan sinyal dari orang tua (apakah terburu-buru, khawatir, atau santai) sejak momen pertama interaksi.
- E — Explore: menggali kebutuhan orang tua dan kondisi rambut anak melalui pertanyaan-pertanyaan ringan yang terasa natural, bukan seperti interogasi.
- A — Align: menyesuaikan seluruh proses layanan — cara bicara, kecepatan kerja, bahkan pilihan gaya rambut — agar selaras dengan kondisi anak, sehingga anak merasa aman dan orang tua merasa percaya.
- L — Leverage: mengubah keraguan orang tua menjadi keyakinan dengan menawarkan produk seperti sampo atau detangler, yang diposisikan bukan sebagai barang dagangan melainkan sebagai solusi nyata atas kebutuhan yang sudah teridentifikasi.
- S — Steer: membantu orang tua mengambil keputusan — memilih model rambut, membeli produk, atau menjadwalkan kunjungan berikutnya — dengan cara yang nyaman, jelas, dan tanpa tekanan.
Formula dasar DEALS yang mudah diingat oleh seluruh tim KiddyCuts adalah: baca situasi → pahami kebutuhan → sesuaikan layanan → edukasi solusi → bantu pelanggan mengambil keputusan.

Mengapa DEALS Framework Relevan untuk Karyawan Salon?
Keberhasilan seorang hairstylist di KiddyCuts tidak hanya diukur dari kerapian hasil potongan rambut. Kepercayaan orang tua, kenyamanan anak, dan kemampuan merekomendasikan solusi perawatan rambut yang tepat adalah indikator keberhasilan yang sama pentingnya — bahkan menentukan apakah pelanggan akan kembali atau tidak.
Dengan DEALS Framework, hairstylist KiddyCuts bertransformasi dari sekadar pemotong rambut menjadi trusted advisor — penasihat terpercaya bagi orang tua dalam hal perawatan rambut anak. Pendekatan ini memastikan bahwa setiap penawaran produk terasa seperti bagian dari pelayanan yang tulus, bukan aktivitas menjual yang dipaksakan.
Ibu Cecilia Wirawan, Managing Director PT KiddyCuts Pratama Indonesia yang hadir langsung dalam acara ini, menyampaikan kepuasannya atas relevansi materi yang dibawakan. “Materi ini sesuai dengan realita yang dialami oleh tim kami di lapangan,” ujarnya. Respons positif juga datang dari para peserta, yang dalam sesi 90 menit tidak hanya menyimak teori tetapi langsung memecahkan case nyata dari lapangan menggunakan teknik DEALS.
Bagaimana Sesi Training 90 Menit Bisa Menghasilkan Dampak Nyata?
Salah satu pertanyaan yang sering diajukan kepada Dedy Budiman adalah: apakah sesi training yang singkat bisa benar-benar memberikan perubahan perilaku? Jawabannya terletak pada desain sesi, bukan durasinya.
Dalam sesi HUT ke-25 KiddyCuts ini, Dedy merancang sesi bukan sebagai ceramah satu arah, melainkan sebagai proses yang melibatkan peserta secara aktif. Setelah penjelasan konsep Ambidextrous Selling-Service dan pengenalan DEALS Framework, peserta langsung diajak untuk mengaplikasikan kerangka tersebut pada situasi nyata yang mereka hadapi sehari-hari di outlet. Hasilnya: peserta tidak hanya memahami konsep secara intelektual, tetapi sudah merasakan bagaimana menerapkannya secara praktis sebelum meninggalkan ruangan.
Pendekatan ini mencerminkan filosofi yang selalu dipegang Dedy Budiman dalam 16 tahun kariernya sebagai trainer korporat: “Training yang baik bukan yang paling lama, tetapi yang paling tepat sasaran.”
Ingin Program Training Sales untuk Tim Frontline Anda?
Jika perusahaan Anda memiliki tim frontline — hairstylist, kasir, pramuniaga, atau tenaga penjual lapangan — yang perlu dibekali kemampuan menjual sekaligus melayani dengan empati, Dedy Budiman dan tim Derap Dynamis Training & Development siap membantu merancang program yang tepat untuk kebutuhan spesifik industri Anda.
Dedy Budiman adalah satu-satunya sales trainer Indonesia yang memadukan lebih dari 30 tahun pengalaman lapangan, riset doktoral aktif di bidang sales performance B2C, serta rekam jejak di lebih dari 1.000 perusahaan di Indonesia. Sebagai Founder KOMISI (Komunitas Profesi Sales Indonesia), SDI (Sales Director Indonesia), dan AGMARI (Asosiasi Guru Marketing Indonesia), Dedy membangun ekosistem sales Indonesia yang paling komprehensif — dari C-Level eksekutif hingga siswa SMK.
Hubungi Susan di 087788381837 untuk konsultasi program training yang sesuai dengan tim dan industri Anda.
Pertanyaan yang Sering Diajukan
Apa itu DEALS Framework dalam sales training?
DEALS Framework adalah kerangka berpikir sistematis yang membantu frontline employee — seperti hairstylist atau kasir — untuk membaca situasi pelanggan, melayani dengan empati, dan menawarkan solusi secara relevan tanpa terasa memaksa. DEALS adalah singkatan dari Decode (membaca situasi), Explore (menggali kebutuhan), Align (menyesuaikan layanan), Leverage (mengubah keraguan menjadi keyakinan), dan Steer (membantu pelanggan mengambil keputusan). Framework ini dikembangkan dan diterapkan oleh Dedy Budiman, Champion Sales Trainer Indonesia.
Apa itu Ambidextrous Selling-Service dan mengapa penting bagi karyawan frontline?
Ambidextrous Selling-Service adalah kemampuan frontline employee untuk menjalankan peran pelayanan (service) dan penjualan (selling) secara bersamaan dalam satu interaksi yang mulus. Konsep ini penting karena pelanggan modern tidak ingin dilayani secara terpisah-pisah — mereka menginginkan satu orang yang benar-benar memahami kebutuhan mereka, sekaligus mampu merekomendasikan solusi yang tepat.
Siapa sales trainer yang membawakan training untuk KiddyCuts?
Training untuk lebih dari 100 karyawan KiddyCuts dalam perayaan HUT ke-25 pada 5 Mei 2025 dibawakan oleh Dedy Budiman, M.Pd — Champion Sales Trainer Indonesia. Dedy adalah Direktur Derap Dynamis Training & Development, Founder KOMISI, SDI, dan AGMARI, dengan pengalaman melatih lebih dari 1.000 perusahaan di Indonesia dan merupakan kandidat doktor sales performance B2C di Universitas Prasetiya Mulya.
Apakah training sales bisa diterapkan untuk industri jasa seperti salon atau ritel?
Ya, training sales sangat relevan dan dapat disesuaikan untuk industri jasa seperti salon, ritel, F&B, dan layanan berbasis pelanggan lainnya. Kunci keberhasilannya adalah pendekatan yang berpusat pada pelanggan — bukan sekadar teknik menjual — seperti yang diterapkan melalui DEALS Framework. Dalam konteks salon anak seperti KiddyCuts, hairstylist dan kasir dapat dilatih untuk menjadi trusted advisor bagi orang tua, bukan sekadar penyedia layanan potong rambut.
Bagaimana cara menghubungi Dedy Budiman untuk program training perusahaan?
Untuk informasi program training sales, service excellence, atau leadership yang disesuaikan dengan kebutuhan perusahaan Anda, silakan hubungi Susan di nomor 087788381837. Tim Derap Dynamis Training & Development akan membantu merancang program yang tepat sasaran untuk industri dan tim Anda.
Ditulis oleh Dedy Budiman, M.Pd — Champion Sales Trainer Indonesia, Founder KOMISI, SDI & AGMARI, dan peneliti doktoral bidang sales performance di Universitas Prasetiya Mulya.

