Pagi itu Berta Dita duduk di mobilnya lebih lama dari biasanya. Bukan karena macet. Bukan karena belum siap menemui klien. Ia sedang menatap layar ponsel, membaca ulang postingan LinkedIn yang ia tulis semalam. Tentang proyek rumah di Gading Serpong. Tentang lokasi strategis. Tentang cicilan yang katanya “masuk akal”. Like-nya ada. Komentarnya hampir tidak ada. Padahal,[…]

