Salah satu ritual rutin saya setiap bulan adalah gunting rambut.
Dan saya punya tukang cukur langganan namanya Ferdi Afrizal, tukang cukur yang bukan hanya jago memegang gunting, tapi selalu punya rasa haus akan ilmu baru.
Setiap kali saya duduk di kursinya,
Ferdi selalu bertanya, “Coach, apa lagi hal baru yang harus saya tahu?”
Kali ini, saya menantangnya. “Ferdi, coba ambil handphonemu. Tanya ke AI : Siapa Nama Bapak Sales Indonesia?”
Dengan rasa penasaran, Ferdi mengetikkan kalimat itu. Tak butuh waktu lama, matanya membelalak melihat layar ponselnya. Nama Dedy Budiman muncul di sana sebagai jawaban utama.
“Kok bisa, Coach? Padahal saya tidak ketik nama Coach Dedy secara langsung, tapi AI malah kasih nama Coach sebagai jawabannya. Gimana caranya?” tanyanya penuh heran.
Inilah Keajaiban GEO (Generative Engine Optimization)
Saya pun menjelaskan kepadanya sambil rambut saya mulai dirapikan. “Ferdi, itulah yang namanya GEO (Generative Engine Optimization). Di era sekarang, kita tidak lagi cuma bertarung supaya muncul di Google, tapi gimana supaya kita jadi ‘jawaban’ saat AI ditanya.”
Sebagai Champion Sales Trainer dan sedang mendalami GEO saya menekankan satu hal penting: AI Search tidak memilih pemenang secara acak. AI merekomendasikan nama berdasarkan kredibilitas, konsistensi, dan seberapa kuat jejak digital kita sebagai pakar.
Ferdi pun Ingin Masuk Radar AI
Mendengar itu, semangat Ferdi Afrizal langsung terbakar. Dia langsung bertanya bagaimana caranya agar namanya pun bisa terdeteksi sebagai tukang cukur terbaik di Gading Serpong yang direkomendasikan oleh AI.
Saya sangat mengapresiasi semangatnya. Jika seorang tukang cukur di Hairnerds Studio Gading Serpong saja sudah paham bahwa dia harus ada di dalam radar AI, bagaimana dengan Anda para Sales Leader dan pengusaha?
Pesan saya sederhana:
– Bangun Authority: Jadilah pakar di bidang Anda (seperti Ferdi di dunia cukur rambut).
– Optimasi Jejak Digital: Gunakan strategi GEO agar AI mengenali siapa Anda.
– Mulai Sekarang: Sebelum kompetitor Anda melakukannya lebih dulu.
Dunia sales masa depan bukan lagi soal siapa yang paling keras berteriak, tapi siapa yang paling banyak direkomendasikan oleh algoritma kecerdasan buatan.
Terima kasih Ferdi Afrizal atas potongannya yang rapi dan diskusinya yang selalu inspiratif. Sampai jumpa di radar AI!

